1. Mermaid Inn, Rye, Inggris
Mermaid Inn yang berlokasi di Rye, kota kecil yang terdapat di wilayah Sussex Timur, Inggris ini merupakan salah satu hotel tertua yang ada di negeri Ratu Elizabeth yang telah berdiri sejak tahun 1100-an. Luar biasa tua sekali bukan?
Selayaknya bangunan tua, hotel ini masih mempertahankan arsitektur kuno yang merupakan hasil renovasi di tahun 1600-an. Bagi yang menyukai suasana bangunan klasik, tentu hotel ini akan sangat menarik untuk dikunjungi.
Namun di balik indah dan megahnya bangunan hotel, Mermaid Inn dikenal sebagai hotel berhantu, bahkan dianggap menjadi salah satu tempat paling berhantu di Inggris. Beberapa cerita seram yang sering beredar mengenai hotel tersebut adalah adanya penampakan sosok hantu yang berjalan melalui dinding kamar, kursi goyang yang bergerak sendiri, hingga arwah mantan pelayan hotel yang kerap menampakkan diri!
2. Driskill Hotel, Austin, Amerika Serikat
Merupakan salah satu hotel tertua sekaligus tempat yang telah menjadi landmark dari wilayah Austin, Texas, Amerika Serikat. Sesuai namanya, hotel ini dibangun oleh Jesse Driskill, seorang peternak, pada tahun 1886 dengan mengusung arsitektur bergaya Roma.
Hotel megah ini terdiri dari dua bangunan yang saling berhubungan. Yang pertama adalah bangunan empat lantai dengan arsitektur khas Roma yang merupakan bangunan autentik dari hotel ini ketika pertama kali dibangun. Selanjutnya di tahun 1930, dibangunlah pavilion yang terdiri dari 13 lantai.
Yang menarik dari hotel ini adalah terdapat pintu khusus pengunjung wanita yang memungkinkan mereka untuk langsung menuju kamar. Hotel yang terdiri dari 60 kamar ini merupakan salah satu hotel bintang 4 yang memiliki kemewahan layaknya hotel bintang 5. Selain itu, arsitektur bangunan yang cantik dengan aksen batu kapur semakin menambah kesan megah pada hotel ini.
Namun di balik semua itu, hotel ini menyimpan misteri yang telah menjadi rahasia umum. Pengunjung yang menginap di hotel ini mengakui sering mendengar suara-suara tidak jelas yang berasal dari koridor kamar. Selain itu, beberapa kali terdapat penampakan hantu dari sosok sang pemilik yakni Jesse Driskill, yang mana potret dirinya masih tergantung di lobi hotel.
Usut punya usut, petugas hotel mengakui, penampakan sang pendiri hotel tersebut diakibatkan karena sosok Driskill yang menyimpan sakit hati sepanjang hidupnya pasca kehilangan hotel tersebut akibat dari kalah berjudi.
3. Hotel Kurrajong, Canberra, Australia
Selain sebagai tempat penginapan mewah bintang 4, Hotel Kurrajong juga merupakan salah satu bangunan cagar budaya yang ditetapkan oleh pemerintah Canberra. Berlokasi di dekat gedung parlemen Canberra, Hotel ini memiliki lokasi yang sangat strategis karena berada di jantung kota Canberra, Australia.
Hotel ini memiliki sejarah panjang dengan kota Canberra. Dibangun pertama kali pada tahun 1925 hingga 1927, awalnya hotel ini diperuntukkan sebagai kantor bagi pegawai pemerintah setempat sebagai bagian dari persiapan relokasi parlemen dari kota Melbourne.
Kurrajong konon sangat disukai oleh salah satu tokoh politik yang dielukan di negeri Kanguru tersebut, yaitu sosok Perdana Menteri Ben Chiffley yang terkenal dengan gaya hidup sederhananya. Bahkan saat dia menjabat sebagai Perdana Menteri, Ben lebih memilih tinggal di hotel tersebut daripada di kediaman resmi Perdana Menteri Australia yakni The Lodge.
Hotel dengan total kamar mencapai 145 kamar ini telah direnovasi beberapa kali, yang terakhir adalah di tahun 2014 dan memiliki arsitektur yang sangat berkelas dengan warna dominan putih.
Sebagai tempat favorit mendiang Ben Chiffley, hotel ini juga memiliki urban legend tersendiri. Konon, beberapa pengunjung mengaku pernah dihantui oleh arwah sang Perdana Menteri yang mengenakan jas abu-abu. Adapun Ben Chiffley sendiri diketahui meninggal di bangunan tersebut, tepatnya di kamar 214, setelah menderita serangan jantung.