YOGYAKARTA, iNews.id - Pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta Internasional Airport (YIA) siap untuk beroperasi pada Maret 2020. Presiden Joko Widodo berharap, YIA bisa berkontribusi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Yogyakarta, Borobudur, dan sekitarnya.
Berdiri di atas lahan seluas 219.000 meter persegi, YIA diharapkan dapat menampung hingga 20 juta penumpang per tahun. Sementara Bandara Internasional Adi Sucipto yang selama ini digunakan, hanya memiliki luas 17.136 meter persegi dan menampung 1,7 juta penumpang per tahun.
"Jadi hitung-hitungan yang ada di sini sekarang penumpang 8,4 juta per tahun. Kapasitas (YIA) ini 20 juta. Ada sebuah kelonggaran yang sangat besar, kurang lebih 11 juta kelonggaran kapasitas. Sehingga itu yang harus diarahkan, agar penerbangan-penerbangan baru, slot-slot diberikan kepada penerbangan yang membawa turis sebanyak-banyaknya ke Yogyakarta dan sekitarnya," ujar Presiden Joko Widodo saat meninjau langsung Pembangunan YIA, pada Jumat (31/1/2020) di Kulonprogo, Yogyakarta.
Selain kemampuan menampung jumlah penumpang dengan kapasitas besar, YIA juga dinilai Presiden berpotensi menambah jumlah direct flight dan seat capacity ke Yogyakarta.
"Saya melihat akan terjadi peningkatan arus turis ke sini karena slot penerbangan semakin banyak dan bandaranya sangat besar. Ada pilihan-pilihan bagi penerbangan jarak jauh untuk turun langsung di Yogyakarta. Karena dulu (bandara) sudah penuh tidak bisa tambah slot untuk penerbangan baru," ujar Presiden.