"Pekerjaan utama ialah membuat landing zone sembilan (9) hektare, kemudian perpanjangan aprone (tempat parkir pesawat), taxiway (landasan yang menghubungkan antara runway dengan fasilitas Bandara) di mana runway (landasan pacu) akan diperpanjang 200 meter agar lebih safety pendaratannya, nanti ada bangunan di dalam hanggar sebagai kantor Bro Skydive," kata Kunto.
Dengan adanya fasilitas tersebut, Tanjung Lesung nantinya tidak hanya mengandalkan wisata pantai dan bahari. Kehadiran aktivitas dari udara dapat menambah pilihan bagi wisatawan yang ingin mencoba jenis liburan yang lebih aktif.
Selain pilihan aktivitas, akses menjadi salah satu faktor yang dapat menentukan perkembangan destinasi wisata.
Tanjung Lesung berada di Pandeglang, Banten, dan akses menuju kawasan tersebut akan semakin terbantu dengan pembangunan Tol Serang-Panimbang. Seksi 3A Cileles-Bojong ditargetkan selesai pada November 2026, sementara keseluruhan Tol Serang-Panimbang diproyeksikan rampung pada kuartal II 2027.
Fanny mengatakan keberadaan jalan tol tersebut nantinya dapat membuat perjalanan dari Jakarta menuju Tanjung Lesung lebih mudah.