Michael menilai kolaborasi berbagai pihak menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan festival. Keterlibatan masyarakat, pemerintah, komunitas, hingga sektor swasta diharapkan dapat memperkuat upaya mengembangkan potensi daerah sekaligus menjaga Danau Lido.
"Kolaborasi yang kita angkat untuk seluruh stakeholder yang berada di sekitar ini menurut saya sangat baik," ungkapnya.
Semangat tersebut juga terlihat dari rangkaian kegiatan pra-event yang telah berlangsung sebelum puncak festival. Sejumlah aktivitas berbasis partisipasi publik digelar, mulai dari aksi bersih Danau Lido, Sekolah Lingkungan Lido, kreasi keramba, lomba inovasi olahan ikan nila, hingga paket wisata kerakyatan bertajuk Ngider Lido Sapuluh Rebu.
Sementara itu, Camat Cigombong Irwan Soemantri membuka peluang agar Festival Rakyat Danau Lido dapat menjadi agenda tahunan yang diinisiasi masyarakat.
Menurut Irwan, festival tersebut juga menjadi momentum untuk mengangkat kembali sejarah Danau Lido yang memiliki kedekatan dengan kehidupan masyarakat, khususnya warga Cigombong. Dia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap kawasan tersebut.