Bahkan, titik api dilaporkan telah mendekati kawasan Pondok Bunder, salah satu area yang berada di jalur pendakian. Jarak kobaran api sebelumnya disebut tinggal sekitar 20 meter dari jalur tersebut dan kemudian merembet hingga memasuki area jalur pendakian.
Situasi medan Ijen yang berupa kawasan pegunungan dengan tebing dan jurang curam turut menjadi tantangan bagi petugas. Sejumlah titik kebakaran sulit dijangkau kendaraan sehingga proses pemadaman dilakukan secara bertahap.
Kepala Pelaksana BPBD Banyuwangi Partana mengatakan titik api pertama kali terdeteksi di kawasan hutan dan perkebunan Pasewaran, Kecamatan Kalipuro, pada Rabu (2/9/2026).
Petugas kemudian melakukan penanganan untuk mencegah api meluas. Upaya tersebut berlanjut hingga Kamis dini hari ketika tim gabungan melakukan penyemprotan di kawasan TWA Ijen sekitar pukul 02.00 WIB.
Pemantauan juga dilakukan di kawasan hutan Desa Tamansari.
Sementara itu, kebakaran di sekitar kawasan Kawah Ijen kembali menjadi perhatian setelah api merambat ke arah Pondok Bunder. Petugas, warga, pelaku wisata, BKSDA, hingga relawan dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.