Keunikan Upacara Yadnya Kasada Suku Tengger Jadi Daya Pikat Wisata Bromo

Vien Dimyati
Keunikan Upacara Yadnya Kasada Suku Tengger Bromo (Foto : Kemenpar)

Setiap kali perayaan Yadnya Kasada, Mul mengaku bisa mengumpulkan lebih dari 70 kg kentang belum termasuk kol, uang, dan lain-lain. Karena sesajian yang dilabuh warga Tengger, jenisnya memang beragam.

"Barang-barang ini nantinya kita jual ke pasar. Jadi hasilnya tergantung harga komoditas tersebut. Jika harga kentang sedang mahal, uang yang kita dapat pun lumayan. Sebagian kecil saja yang kita konsumsi sendiri," ujarnya.

Pada Jumat 19 Juli 2019, Gunung Bromo mengalami erupsi sekitar pukul 16.37 WIB. PVMBG sempat melarang aktivitas wisatawan di puncak dan lereng Gunung Bromo dengan alasan keamanan. Meski masih level II  masyarakat diminta mengutamakan keselamatan. Wisatawan dan masyarakat diminta menjauh dari kawasan puncak gunung dalam radius 1 kilometer.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Pratikno Ungkap Kondisi Terkini Karhutla Bromo: Tersisa 2 Titik Api dari 34

2 bulan lalu

Viral Kesaksian Celine Evangelista soal Kebakaran Bromo, Langsung dari Lokasi!

2 bulan lalu

Celine Evangelista Ada di Bromo saat Kebakaran, Kesaksiannya Mendebarkan!

2 bulan lalu

Kebakaran Bromo Capai 520 Hektare, Prabowo Perintahkan Water Bombing hingga Modifikasi Cuaca

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal