Mengenal Situs Liyangan, Tempat Upacara Waisak Umat Buddha Zaman Dulu

Novie Fauziah
Situs Liyangan berjarak sekitar 20 kilometer arah barat laut dari pusat kota Temanggung, searah dengan kompleks Umbul Jumprit. (Foto: Instagram)

Kemudian area tersebut diekskavasi Balai Arkeologi Yogyakarta dengan tujuan observasi potensi temuan. Wilayah penemuan ini kemudian semakin meluas, seiring dengan perkembangan penelitian. 

Situs ini diperkirakan merupakan pemukiman penduduk karena ditemukan gerabah, keramik china, dan berbagai artefak lainnya.

Situs bersejarah ini diperkirakan terkubur akibat letusan Gunung Sindoro. Tebal lapisan laharnya sekitar 5 hingga 12 meter. Kendati baru ditemukan penambang pasir pada 2008, cerita lisan turun-temurun telah lama didengar warga sekitar.

Situs yang berasal dari abad ke-6 Masehi ini merupakan perkampungan kuno yang mengembangkan sistem pertanian dan pengairan.

Kemudian di lokasi tersebut, terdapat juga sumber mata air Jumprit yang setiap tahunnya dimanfaatkan untuk upacara Waisak oleh umat Buddha.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Jelang Detik-Detik Waisak 2026, Ribuan Umat Buddha Padati Vihara Jakarta Dhammacakka Jaya

2 bulan lalu

Tebar Kasih dan Kepedulian di Hari Raya Waisak 2026, BRI Salurkan Bantuan 1.000 Paket Sembako ke Umat Buddha

2 bulan lalu

Menag Ucapkan Selamat Hari Waisak: Kebijaksanaan di Buddha Selaras dengan Nilai-Nilai Kemanusiaan

2 bulan lalu

Presiden Prabowo: Selamat Hari Raya Waisak 2570 BE

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal