Mengintip Desa Unik Menakutkan, Orang Meninggal Diasapi dan Diletakkan di Tebing Curam 

Nurul Amanah
Kiki Oktaliani
Mengintip tradisi mayat asap di Papua Nugini (Foto: Instagram @indoflashlight)

JAKARTA, iNews.id - Ada banyak kampung unik di berbagai negara yang membuat siapa saja penasaran. Termasuk jika singgah ke bagian timur Pulau Papua pasti akan membuat siapa saja merinding.

Ya, tepatnya di Papua Nugini. Di sini Anda akan menjumpai Suku Angga yang memiliki tradisi mengerikan. Orang yang meninggal di kampung tersebut jenazahnya tidak langsung dimakamkan, tapi akan diasapi terlebih dahulu. Kemudian, baru ditaruh begitu saja di tebing yang curam.

Penasaran seperti apa tradisi mengerikan yang membuat merinding ini? Berikut ulasannya dirangkum pada Senin (13/2/2023).

Tradisi mayat asap

Suku Angga di Papua Nugini dikenal memiliki tradisi dalam cara mengawetkan tubuh orang yang telah meninggal. Tradisi tersebut adalah pengasapan. Tahap pertama dalam proses pengasapan ini adalah lutut, siku, dan kaki mayat disayat. Kemudian lemak di tubuh mayat dikeringkan. Belum usai sampai di situ, bambu ditusuk ke bagian perut mayat dengan tujuan agar darah mengalir keluar. 

Darah yang dikeluarkan akan dioles ke rambut dan kulit dari kerabat almarhum. Suku Angga sangat meyakini ritual ini akan memindahkan kekuatan yang meninggal pada kerabat yang masih hidup. Sisa cairan yang dikeluarkan dari tubuh mayat ini akan dijadikan sebagai minyak goreng.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
13 jam lalu

Hidden Gems Sarawak Mulai Naik Daun, Berburu Ulat Sagu hingga Hutan Tropis

2 hari lalu

Tak Cuma Andalkan Panorama, Labuan Bajo Kini Benahi SDM agar Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

12 hari lalu

Tak Sekadar Seru, Wahana Modern Kini Jadi Magnet Wisata Keluarga

14 hari lalu

Destinasi Wisata Indoor Mulai Perhatikan Cat Ramah Lingkungan, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal