Mengintip Desa Unik Menakutkan, Orang Meninggal Diasapi dan Diletakkan di Tebing Curam 

Nurul Amanah
Kiki Oktaliani
Mengintip tradisi mayat asap di Papua Nugini (Foto: Instagram @indoflashlight)

Tradisi mayat asap

Suku Angga di Papua Nugini dikenal memiliki tradisi dalam cara mengawetkan tubuh orang yang telah meninggal. Tradisi tersebut adalah pengasapan. Tahap pertama dalam proses pengasapan ini adalah lutut, siku, dan kaki mayat disayat. Kemudian lemak di tubuh mayat dikeringkan. Belum usai sampai di situ, bambu ditusuk ke bagian perut mayat dengan tujuan agar darah mengalir keluar. 

Darah yang dikeluarkan akan dioles ke rambut dan kulit dari kerabat almarhum. Suku Angga sangat meyakini ritual ini akan memindahkan kekuatan yang meninggal pada kerabat yang masih hidup. Sisa cairan yang dikeluarkan dari tubuh mayat ini akan dijadikan sebagai minyak goreng.

Mata, mulut, dan anus mayat akan dijahit agar udara tidak masuk ke tubuh mayat. Hal ini bertujuan untuk menghindari pembusukan. Sedangkan kaki, lidah, dan telapak tangan itu dipotong sebagai hidangan untuk disantap oleh pasangan yang hidup. Sisanya dibuang ke lubang api untuk diasapi. Setelah proses diasapi, tubuh mayat dilapisi dengan tanah liat dan lempung merah kemudian dipajang di dinding tebing. Lempung yang dioleskan itu untuk melindungi tubuh mayat untuk menghindari kerusakan. Namun kini seiring berkembangnya zaman dan ajaran agama Kristen yang telah dikenal oleh masyarakat Suku Angga, tradisi ini kini telah dihentikan dan diganti dengan penguburan secara agama Kristen.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Destinasi
13 hari lalu

Slow Travel ke Bhutan, Layak Jadi Tujuan Liburan Berikutnya!

Destinasi
23 hari lalu

Ada Si Pitung di Kota Tua Jakarta, Pesilat Betawi yang Curi Perhatian!

Destinasi
23 hari lalu

Hari Terakhir Libur Panjang, Ribuan Orang Wisata di Kota Tua Jakarta

Destinasi
23 hari lalu

10 Tempat Wisata Paling Ramai Dikunjungi saat Lebaran 2026 versi Kemenpar, Malioboro Nomor 1!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news