Mengunjungi Desa Hakuba, Surganya Para Peseluncur

Arie Dwi Satrio
Hampir setiap prefektur atau wilayah di Jepang mempunyai daya tarik tersendiri. Salah satunya, Prefektur Nagano. (Foto: Dok.iNews.id)

NAGANO, iNews.id - Jepang merupakan salah satu negara impian bagi para pelancong internasional. Hampir setiap prefektur atau wilayah di Jepang mempunyai daya tarik tersendiri. Salah satunya, Prefektur Nagano.

Di Nagano, terdapat salah satu desa yang wajib anda kunjungi jika berlibur ke Negeri Sakura. Desa Hakuba namanya.

Desa Hakuba terletak di kaki Gunung Hida, bagian utara Pegunungan Alpen Jepang. Hakuba terkenal sebagai surganya para peseluncur salju atau pegiat olahraga ski.

Hakuba sendiri pernah dijadikan tempat Olimpiade Musim Dingin Nagano 1998 cabang olahraga ski. Sisa-sisa peninggalan pesta olahraga empat tahunan tersebut masih kokoh hingga saat ini.

iNews.id berkesempatan untuk menjelajahi Desa Hakuba. Meskipun disebut desa, tapi Hakuba memiliki daratan yang sangat luas. Luasnya sekira 189,37 km2. Di mana, 90 persen datarannya didominasi pengunungan dan hutan.

Desa Hakuba sendiri berada di ketinggian antara 598 hingga 2.932 Meter Di atas Permukaan Laut (MDPL).

Panorama alam untuk menuju Desa Hakuba sangat indah. Di sepanjang jalan Desa Hakuba, tampak terbentang Pegunungan Alpen Jepang mirip Alpen di Swiss. Pada pertengahan Desember hingga Maret, hamparan salju menutupi Desa Hakuba.

Beberapa danau tampak memperindah panorama. Sementara saat musim panas, sepanjang mata memandang akan disuguhkan oleh ladang serta pesawahan.

Mayoritas penduduk Desa Hakuba hidup dari dunia pariwisata, sebagian lainnya bertani. Salah satu pariwisata yang paling terkenal yaitu Hakuba Goryu Snow Resort. 

Letak Hakuba Goryu Snow Resort tak jauh dari museum bekas Olimpiade Musim Dingin Nagano 1998. Di Hakuba Goryu Snow, banyak peselancar dari berbagai belahan dunia berlatih ski.

"Desa Hakuba adalah desa yang kecil, tapi dalam setahun, dua juta wisatawan datang ke Desa Hakuba ini," ujar Manajer Asosiasi Pariwisata Desa Hakuba, Yozhisawa Hirokazu di Hakuba, Prefektur Nagano, Jepang, Sabtu (18/2/2023).

INews.id lewat program Jenesys 2022 Japan International Cooperation Center (JICE) diberikan kesempatan untuk mencoba menjelajahi hutan bersalju di Desa Hakuba hingga melihat penginapan-penginapan kecil yang dikelola warga lokal. 

Masyarakat Desa Hakuba menjadikan rumah-rumah mereka sebagai penginapan bagi para wisatawan dan menolak investor asing membangun hotel.

Hutan bersalju di Desa Hakuba ditumbuhi pohon pinus dan masih banyak monyet berkeliaran. Suasananya sangat asri dan sepi. 

Cocok untuk liburan dengan suasana yang tenang. Jika sedang musim salju seperti saat ini, anda akan dihujani butiran salju yang halus. Cuacanya sangat dingin, minus 1 derajat celcius. Tapi sungguh sangat syahdu.

Namun, jika anda berkunjung ke Desa Hakuba pada musim semi, maka akan ada banyak bermunculan bunga sakura. 

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Top! Tuna Sirip Biru Laku Terjual Rp54 Miliar dalam Lelang di Tokyo

Seleb
3 hari lalu

Panas! Bebizie Meradang usai Dituduh Flexing Liburan ke Jepang

Seleb
3 hari lalu

Anggota DPRD Bebizie Pamer Tas Hermes Rp250 Jutaan saat Liburan di Jepang, Ini Fotonya!

Internasional
6 hari lalu

Ketika PM Jepang Sanae Takaichi Urus Toilet Wanita di Gedung Parlemen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal