Di mana faktor-faktor penunjang quality tourism terkait erat dengan hal-hal mendasar seperti kebersihan, kesehatan, keamanan dan keberlangsungan lingkungan.
Protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environmental Sustainability) termasuk revitalisasi amenitas yang dijalankan Kemenparekraf/Baparekraf menjadi bentuk perubahan fundamental yang sangat penting untuk keberlangsungan sektor parekraf ke depan.
“CHSE merupakan bentuk reformasi fundamental sangat penting yang tidak bisa ditawar. Hal tersebut dapat membangun kepercayaan dan rasa aman bagi seluruh wisatawan dan para stakeholder parekraf,” ujarnya.
Kemenparekraf pada umumnya memiliki tiga kebijakan nasional yang disusun dalam menghadapi pandemi Covid-19. Pertama pengelolaan krisis dan memitigasi dampak sebagai respons terhadap kondisi darurat;
Kedua, percepatan dan stimulus untuk pemulihan sektor Parekraf dalam memasuki adaptasi kebiasaan baru; ketiga adalah penyiapan pasca Covid-19 untuk meningkatkan nilai tambah Industri Parekraf ke depannya.