Namun, menurut Survei Literasi Digital di Indonesia pada 2021, indeks atau skor literasi digital di Indonesia berada pada angka 3,49 dari skala 1-5. Skor tersebut menunjukkan tingkat literasi digital di Indonesia masih berada dalam kategori "sedang".
"Tingginya pengguna internet di Indonesia bisa melahirkan apa yang disebut kolaborasi digital, yaitu kerja sama untuk berbagi informasi dan kegiatan menggunakan teknologi demi
mencapai tujuan bersama,” kata Dian.
Dian menguraikan, kolaborasi tersebut bisa terbagi dalam beberapa kelompok. Pertama, kolaborasi dalam tim, misal guru membentuk kelompok beranggotakan empat siswa untuk mengerjakan tugas sekolah. Kedua, kolaborasi dalam komunitas, misalnya untuk berbagi informasi dan pengetahuan antarkomunitas. Ketiga, kolaborasi dalam jaringan, seperti sekolah, kampus, atau kantor menggunakan jaringan internet yang sudah ada.
“Cara berinteraksi dan berkolaborasi yang baik adalah menerapkan prinsip bijak saat online, saring sebelum berbagi informasi, dan terapkan PIKIR. Akronim yang terdiri dari Penting, Informatif, Kebaikan, Inspirasi, dan Realita,” ujar Dian.
Sementara itu, menurut Muhammad Aswad, Relawan Mafindo Samarinda, berkolaborasi berarti melibatkan banyak orang dalam berkomunikasi secara digital. Kebanyakan dari mereka memiliki latar belakang budaya, pengetahuan, pendidikan, dan adat-istiadat yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting sekali menerapkan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan kecakapan digital.