"Dunia digital adalah dunia kita sekarang ini. Mari mengisinya dan menjadikannya sebagai ruang yang berbudaya, tempat kita belajar dan berinteraksi, tempat anak-anak tumbuh berkembang, sekaligus tempat di mana kita sebagai bangsa hadir bermartabat,” tutur Aswad.
Dalam berbagi informasi di dunia digital, Ketua relawan TIK Kota Kediri Fianda Julyantoro mengingatkan pentingnya prinsip keamanan digital. Keamanan ini untuk mencegah ancaman digital berupa phising, scam, malware, maupun spyware. Agar terhindar dari berbagai ancaman digital tersebut, lanjut dia, sebaiknya tak usah merespons atau membalas e-mail dari seseorang yang tidak kita kenal. Lalu, jangan sembarangan meng-klik tautan yang dikirim seseorang yang juga tidak kita kenal.
"Ingat, jangan pernah memberikan informasi pribadi kepada siapapun, termasuk saat ada yang mengaku petugas bank menanyakan nomor PIN maupun kata sandi,” kata Fianda.
Dengan hadirnya program Gerakan Nasional Literasi Digital oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif.