Sebagai ruang terbuka publik, Lapangan Gasibu setiap hari dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, berjalan kaki, berekreasi, serta berbagai aktivitas luar ruang lainnya. Kegiatan tersebut membutuhkan ruang yang lapang, aman, dan memiliki mobilitas tinggi. Oleh karena itu, penataan Lapangan Gasibu dilakukan secara menyeluruh.
Pemprov Jabar berkomitmen agar ruang publik yang berkualitas dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekosistem literasi, sehingga keduanya dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
"Semangat literasi akan tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat," ujar Herman.