JAKARTA, iNews.id - Keindahan alam di sekitar air terjun berwarna kuning kehijauan ini begitu memukau. Anda dapat melihat aliran air yang mengalir di permukaan batu dengan kemiringan cukup terjal.
Mirip seperti air terjun. Lokasinya dekat dengan Kawah Ijen, tepat di kaki Gunung Ijen. Rasa airnya pahit karena itu dinamakan Kali Pahit.
Air Terjun Kali Pahit masih termasuk kawasan Cagar Alam Kawah Ijen. Air terjun mungil ini memiliki kandungan belerang yang sangat kuat dengan bau menyengat. Berbusa cukup tebal dan berbuih, mengalir di batu gunung bekas aliran magma yang berasal dari rembesan danau belerang Kawah Ijen. Buih putih itu disebabkan kadar keasaman air yang tinggi.
Air di danau kawah Ijen merupakan salah satu air terasam di dunia dengan kadar keasaman (pH) 0,6-0,8 (batas ambang aman keasaman dalam air bagi manusia 6,5-8,5). Kadar keasaman di air terjun Kali Pahit mencapai 33 persen atau sekitar 2,1 dari batas ambang aman bagi manusia.
Jadi, buih-buih putih tersebut merupakan tanda peringatan alam bagi para pengunjung. Pada waktu-waktu tertentu, air di sini bisa menjadi panas sekali atau dingin sekali. Bagi warga sekitar maupun sebagian pengunjung, air dari Kali Pahit dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit.