Sempat Ditutup 5 Bulan, Aktivitas Wisata Pendakian Gunung Semeru Kembali Dibuka

Avirista Midaada
Aktivitas wisata pendakian di kawasan Gunung Semeru, Jawa Timur kembali dibuka setelah ditutup 5 bulan sejak Januari 2025. (Foto: Avirista Midaada/ iNews.id)

MALANG, iNews.id - Aktivitas wisata pendakian di kawasan Gunung Semeru, Jawa Timur kembali dibuka. Pembukaan aktivitas pendakian ke salah satu gunung tertinggi di Pulau Jawa ini diberlakukan usai pengelola dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Kepala BB-TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha menjelaskan, berdasarkan pemantauan kondisi status aktivitas Gunung Semeru, Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status Gunung Semeru pada Level II.

"Memperhatikan hal tersebut maka aktivitas pendakian Gunung Semeru dibuka kembali mulai tanggal 16 Mei 2025 dengan batas akhir pendakian sampai Ranu Kumbolo," kata Rudijanta Tjahja Nugraha, dalam keterangannya, Jumat (16/5/2025) malam.

Namun, pendaftaran pendakian hanya bisa diakses secara daring atus online, maksimal H-2 sebelum hari pendakian. Kuota pendakian 200 orang/hari dengan durasi dua hari satu malam. 

"Setiap pendaki wajib mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) Pendakian Gunung Semeru di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru," ujarnya.

Dia memastikan, pembayaran pendakian ke Gunung Semeru, akan masuk ke kas negara. Ini sebagaimana Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2024 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak, yang berlaku pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 tentang Penetapan Kelas Dalam Rangka Pengenaan Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Berupa Tiket Masuk Pengunjung di Taman Nasional dan Taman Wisata Alam. Pendakian Gunung Semeru masuk kategori tiket masuk pengunjung di taman nasional kelas II.

Sebelumnya, penutupan aktivitas pendakian sudah diberlakukan sejak 2 Januari 2025 (5 bulan) akibat cuaca buruk dan kondisi gunung di perbatasan Kabupaten Malang dan Lumajang yang masih fluktuatif. Sebelum ditutup aktivitas pendakian sempat dibuka pada 23 Desember 2024 lalu, hingga Ranu Kumbolo.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Buletin
5 hari lalu

Hujan Abu Gunung Semeru Tutupi Jembatan Keladak Perak, Lalu Lintas Buka Tutup

Buletin
5 hari lalu

BNPB Larang Wisata Bencana di Kawasan Erupsi Gunung Semeru

Nasional
5 hari lalu

Gunung Semeru Meletus Muntahkan Kolom Abu 1 Km, Warga Diimbau Patuhi Zona Terlarang

Buletin
6 hari lalu

Detik-Detik Lahar Dingin Semeru Terjang Gladak Perak Lumajang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal