JAKARTA, iNews.id - Belum banyak wisatawan yang tahu tentang tempat ini. Tempatnya sunyi dan tersembunyi. Jauh dari keramaian kota. Namanya Rammang Rammang. Tak lengkap rasanya jika sudah ke Makassar tapi belum menginjak objek wisata ini.
Berada di Dusun Berua, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Rammang Rammang adalah taman batu karst (kapur) nomor 2 terbesar setelah taman batu di China.
Letaknya di bawah jembatan. Jika berdiri di atas jembatan, Anda akan melihat alur Sungai Pute yang tenang dengan air berwarna hijau. Di tengah sungai, banyak bertebaran batu pecahan karst. Anda harus melewati sungai ini untuk bisa sampai ke Rammang Rammang.
"Saat perahu merapat ke sebuah dermaga kecil, pemandangan menakjubkan siap membuat Anda menganga terpikat. Bukit karst tinggi menjulang menutupi dusun kecil Berua. Udara segar, pematang sawah, hingga kolam-kolam dengan rakitnya, semua menjadi teman menjelajah di Rammang Rammang. Bagaimana, Anda siap membawa pulang cerita seru dari Rammang Rammang?" tulis Instagram @Pesonaid_travel, dikutip Minggu (30/6/2019).
Rammang Rammang merupakan bahasa Makassar yang berarti awan atau kabut. Nama ini sengaja diberikan karena daerah itu biasanya terlihat berkabut di pagi hari atau di kala hujan. Dulunya, daerah ini merupakan area penambangan batu kapur. Namun, warga yang menyadari aktivitas penambangan merusak alam, akhirnya sepakat mencabut izin operasional penambangan. Pada 2013, penambangan terhenti, dan kawasan tersebut dijadikan kawasan wisata alam dan sejarah.