Strategi memilih kawasan dengan banyak atraksi juga menguntungkan wisatawan yang tidak ingin setiap hari diisi dengan aktivitas yang padat.
Di WEAVE, misalnya, terdapat perpaduan antara ritel, kuliner, desain, seni, dan ruang terbuka. Kawasan tersebut membentang di tiga lantai dengan luas lebih dari 20.000 meter persegi.
Beragam konsep kuliner dan lifestyle hadir di dalamnya, termasuk restoran, kafe, brewery, hingga gerai makanan yang menawarkan pilihan dari berbagai negara.
Dengan pola seperti ini, agenda perjalanan bisa dibuat lebih santai. Setelah mengunjungi atraksi utama, wisatawan dapat menghabiskan waktu untuk makan atau menikmati suasana kawasan sebelum kembali melanjutkan aktivitas.
Bagi keluarga atau rombongan dengan minat berbeda, konsep tersebut juga dapat mengurangi persoalan klasik saat bepergian bersama: tidak semua orang ingin melakukan hal yang sama sepanjang hari.