JAKARTA, iNews.id — Liburan ke Bali identik dengan berpindah dari satu destinasi ke destinasi lain. Pagi mengejar pantai, siang mencari kuliner, sore berburu sunset, lalu malam ditutup dengan makan malam di tempat yang sedang populer.
Namun, pola seperti itu perlahan mulai mendapat alternatif. Sebagian wisatawan kini justru ingin menikmati Bali dengan ritme yang lebih lambat.
Ya, tidak banyak agenda, tidak terburu-buru berpindah tempat, bahkan menghabiskan sebagian besar hari di vila bisa menjadi bagian dari pengalaman liburan. Fenomena ini sejalan dengan konsep slow travel.
Jadi, ketika perjalanan tidak semata-mata diukur dari banyaknya tempat yang berhasil dikunjungi, tetapi dari bagaimana wisatawan menikmati waktu dan suasana di sebuah destinasi.
Di Bali, konsep ini terasa cocok dengan pengalaman menginap di vila pribadi. Wisatawan bisa memulai pagi dengan sarapan santai, menikmati kolam renang, menghabiskan sore dengan bersantai, kemudian makan malam bersama tanpa harus keluar dari tempat menginap.