Tren Slow Travel di Bali, Seharian di Vila Jadi Pengalaman yang Kini Diburu!

Muhammad Sukardi
Vila Bali cocok untuk konsep slow travel. (Foto: Istimewa)

Konsep tersebut juga membuat layanan di dalam vila menjadi semakin relevan. Sejumlah properti menyediakan private cook atau chef yang dapat menyiapkan hidangan sesuai kebutuhan tamu. Dengan begitu, makan siang atau makan malam tidak selalu berarti harus meninggalkan vila dan mencari restoran.

Layanan tersebut umumnya memiliki ketentuan berbeda di setiap properti, termasuk biaya bahan makanan yang dikenakan secara terpisah.

Bagi wisatawan yang menginap selama beberapa malam, kemudahan juga dapat dimulai sejak tiba di Bali. Pada sejumlah properti, layanan penjemputan bandara gratis diberikan untuk masa menginap tiga malam atau lebih.

Dengan urusan transportasi dari bandara yang sudah ditangani, perjalanan menuju vila bisa terasa lebih praktis sejak awal.

Bali Dinikmati dengan Ritme Berbeda

Konsep slow travel bukan berarti wisatawan sama sekali tidak pergi ke mana-mana. Justru, kebebasan menentukan kapan ingin keluar dan kapan ingin tinggal di vila menjadi bagian menarik dari pola perjalanan tersebut.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
3 hari lalu

Blok M Masuk Daftar Destinasi Favorit Wisatawan Malaysia

11 hari lalu

Cari Udara Lebih Segar di Akhir Pekan? Destinasi Wisata di Bogor Ini Bisa Jadi Pilihan!

12 hari lalu

Sebelum Liburan, Wisatawan Wajib Cek Destinasi dan Transportasi di Tengah Erupsi Anak Krakatau

23 hari lalu

Melbourne Jadi Destinasi Favorit Mahasiswa Indonesia untuk Menimba Ilmu di Luar Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal