Mengenal Asal Usul Tugu Pepadun di Lampung, Ada Daya Tarik Sejarah hingga Suku Asli

Syifa Fauziah
Mengenal asal usul Tugu Pepadun di Lampung (Foto: Instagram @rama_arts)

Filosofi Tugu Pepadun

Dilihat dari bentuknya, Tugu Pepadun memiliki bentuk seperti dua pasangan tangan penari wanita dengan kukunya yang panjang. Tangan-tangan itu seakan menopang singgasana Pepadun yang di bagian atasnya dilindungi oleh payung bersusun tiga.

Tingkatan payung itu memiliki tiga warna, payung warna putih di bagian paling atas, warna kuning di tengah, dan warna merah di bagian bawah. Bagi masyarakat Lampung khususnya adat Pepadun, payung ini dinamakan sebagai payung agung, yang melambangkan tingkat kedudukan penyimbang atau kepala adat.

Penggunaan payung ini diatur secara ketat dalam ketentuan adat sehingga tidak sembarang orang dapat memakainya. Payung berwarna putih khusus digunakan oleh penyumbang marga atau mego, payung berwarna kuning digunakan oleh penyimbang tiyuh, sedangkan payung berwarna merah oleh penyimbang suku.

Pada bagian bawah patung telapak tangan penari ditopang oleh lapik persegi empat bertingkat tiga. Lapik paling bawah berukuran lebih besar dari lapik di atasnya.

Lapik teratas dihias relief kepala burung garuda dan lapik bagian tengah diisi oleh relief mahkota siger.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
3 hari lalu

Gempa di NTT, Kemenpar Ungkap Sejumlah Hotel hingga Destinasi Wisata Rusak

8 hari lalu

Celine Evangelista Ada di Bromo saat Kebakaran, Kesaksiannya Mendebarkan!

10 hari lalu

Tanjung Lesung Tak Cuma Pantai yang Indah, Wisata Mancing Patut Dicoba!

12 hari lalu

Wamenpar Sebut Atraksi Wisata Kini Jadi Alasan Wisatawan Memilih Destinasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal