Mengenal Asal Usul Tugu Pepadun di Lampung, Ada Daya Tarik Sejarah hingga Suku Asli

Syifa Fauziah
Mengenal asal usul Tugu Pepadun di Lampung (Foto: Instagram @rama_arts)

Penggunaan burung garuda pada relief ini dipercaya sebagai tunggangan para raja zaman dahulu. Tak heran dalam prosesi begawai, patung burung garuda selalu dihadirkan sebagai pelengkap dalam urut-urutan upacara.

Di saat malam hari di sekeliling tugu terdapat lampu hias yang meneranginya, sehingga pengguna jalan melihat keindahan yang begitu memancar dari Tugu Pepadun.

Sejarah

Kehadiran Tugu Pepadun juga dijadikan sebagai identitas suku bangsa untuk membedakan dengan masyarakat Lampung lain yaitu Saibatin.

Dalam bahasa Lampung, Pepadun memiliki arti berunding yang diperkirakan pertama kali didirikan oleh masyarakat Abung sekitar abad ke-17 di zaman seba Banten.

Pada abad ke-18 adat pepadun berkembang pula di Daerah Way Kanan, Tulang Bawang dan Way Seputih (Pubian). Kemudian pada permulaan abad ke-19 disempurnakan dengan masyarakat kebuayan inti dan kebuayan tambahan sehingga melahirkan Mego Pak Tulang Bawang (Marga Empat Tulang Bawang), Abung Siwo Mego, dan Pubian Telu Suku.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
3 hari lalu

Gempa di NTT, Kemenpar Ungkap Sejumlah Hotel hingga Destinasi Wisata Rusak

8 hari lalu

Celine Evangelista Ada di Bromo saat Kebakaran, Kesaksiannya Mendebarkan!

9 hari lalu

Tanjung Lesung Tak Cuma Pantai yang Indah, Wisata Mancing Patut Dicoba!

12 hari lalu

Wamenpar Sebut Atraksi Wisata Kini Jadi Alasan Wisatawan Memilih Destinasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal