Wilayah Perbatasan Kembangkan Desa Wisata Berbasis Teknologi

Vien Dimyati
Desa wisata berbasis teknologi untuk pikat wisatawan berkunjung (Foto : Ist)

Niat CEO salah satu e-commerce terbesar di Tanah Air ini disambut positif oleh Azwar. “Kalau semua kabupaten didaftarkan ke dalam platform online maka akan ada lompatan baru. Karena sekarang era kolaborasi yang sebenarnya justru bisa membantu percepatan agar produk-produk daerah bisa go online,” ujarnya.

Sementara itu, Vitria Ariani selaku Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Pedesaan dan Perkotaan Kemenpar berharap APKASI punya komitmen yang kuat membangun pariwisata daerah. “Karena sebenarnya pertumbuhan desa-desa itulah yang menjadikan Indonesia negara yang kuat, tanpa melupakan kearifan desa.”

Pentingnya menonjolkan keunikan suatu daerah juga disampaikan oleh Anneke Prasyanti, Ketua Tim Percepatan Pengembangan Homestay Desa Wisata. “Suku bangsa di Indonesia ada 1.340 seharusnya kita punya akar yang kuat di tiap provinsi. Harapan saya, akan ada perda-perda baru agar  Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tidak keluar kalau tidak ada kearifan lokal di bidang arsitektur atau desain bangunan penginapan," ujarnya.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 Desa Wisata Diperebutkan Mahasiswa dari 8 Kampus Terbaik Indonesia, Ini Alasannya!

57 tahun lalu

Bangga! Indonesia Diakui sebagai Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia

57 tahun lalu

Indonesia Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim, Kalahkan UEA!

57 tahun lalu

Indahnya Hutan Adat Imbo Putui, Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal