Meski demikian, wadah kaca memiliki bobot lebih berat dan berisiko pecah sehingga perlu disimpan dan dibawa dengan hati-hati.
5. Wadah Stainless Steel
Stainless steel juga dapat menjadi alternatif untuk membawa makanan sehari-hari. Material ini relatif tahan lama dan dapat digunakan berulang kali.
Penggunaan wadah yang bisa dipakai berkali-kali sekaligus membantu mengurangi ketergantungan terhadap kemasan sekali pakai.
Bang Sap sebelumnya menjelaskan bahwa Styrofoam merupakan salah satu jenis plastik berbahan polistirena. Dia mengatakan panas, lemak, dan asam dapat menjadi kondisi yang memicu zat kimia dari material tersebut lebih mudah berpindah ke makanan.
“Tiga hal yang bisa bikin dia gampang lepas yaitu panas, lemak, dan asam. Sialnya, itu persis ciri makanan kita. Makin panas, makin berlemak, makin lama nempel di wadah, makin banyak pula stirena yang ikut pindah ke piring,” katanya.
Karena itu, masyarakat dapat mulai mempertimbangkan penggunaan kemasan alternatif sesuai kebutuhan. Bagi pelaku usaha makanan, pemilihan kemasan juga dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sekaligus memberikan pilihan yang lebih menarik bagi konsumen.