Daging sapi dan babi
Masakan dari daging yang diolah menjadi steak dan lainnya memang tampak menggoda. Sebab selain lezat, daging juga mengandung protein yang baik. Namun, daging, baik dari sapi maupun babi, mengandung metionin, asam amino yang mengandung sulfur. Tak hanya itu, lemak daging sapi dan babi bisa memperlambat pencernaan dan memicu menghasilkan produk gas yang lebih bau.
Bawang
Selanjutnya ada bawang yang kerap digunakan di berbagai masakan. Meskipun sangat berguna, bawang memiliki kadar fruktan yang tinggi. Ini menyebabkan masalah gastrointestinal seperti kembung, gas, dan IBS atau sindrom iritasi usus besar.
Bir
Minum bir melepaskan gas karbon dioksida, yang menumpuk di usus. Minuman ini memang pas untuk bersantai, tetapi makanan dan minuman fermentasi seperti bir dan minuman alkohol lain menyebabkan kembung, kram, dan gas berlebih karena pertumbuhan jamur yang berlebihan.
Tahukah Anda, tubuh kita memiliki jamur di saluran usus? Nah, tetapi terlalu banyak justru bisa tidak sehat dan menyebabkan kentut berbau menyengat.