Keseringan Makan Pedas, Ternyata Ini Dampak yang Terjadi pada Lambung!

Syifa Fauziah
Risiko menyantap makanan pedas (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Bagi penggemar makanan pedas, menyantap cabai sehari-hari sudah menjadi hal biasa. Padahal, jika keseringan mengonsumsi makanan pedas ada dampak buruk yang akan terjadi.

Baru-baru ini viral di media sosial seorang wanita menceritakan kondisinya yang harus masuk ke rumah sakit dan menjalani operasi karena terlalu sering makan pedas.

Pemilik akun TikTok @vershinta2 membagikan beberapa kumpulan makanan yang selama ini dia makan. Mulai dari bakso, seblak, mi ayam, bakso bakar, dan lain sebagainya. Semua makanan tersebut adalah instan dan memiliki rasa pedas. Keseringan makan makanan pedas dan instan membuat dia terpaksa harus menjalani perawatan di rumah sakit. Hal itu karena dia mengalami masalah di bagian pencernaan.

Lantas, sebenarnya seberapa bahaya sih mengonsumsi makanan pedas?

Dokter sekaligus Epidemiolog dan Peneliti Indonesia dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman mengatakan, makan pedas biasanya terbuat dari cabai dan mengandung capsaicin.

"Berdasarkan riset (capsaicin) dapat menghambat produksi asam lambung, artinya secara riset begitu, jadi tidak mentrigger ulkus di lambung justru menghambat risiko asam lambung," ujar dr Dicky Budiman saat dihubungi.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Camilan Praktis Makin Digemari Gen Z, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Seru! Festival ASEAN-India Bazaar 2026 Jadi Tempat Berburu Kuliner sekaligus Belajar Budaya

57 tahun lalu

Asal Usul Nasi Jinggo Bali yang Melegenda, Sang Pencipta Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Tren Kuliner Pedas Kian Menggila, Sensasi Level Ekstrem Paling Disukai?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal