Namun, penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum memulai atau mengubah program olahraga saat sedang merencanakan kehamilan, untuk memastikan keamanan dan kesesuaian dengan kondisi tubuh individu.
3. Pola Makan Sehat dan Pemenuhan Nutrisi
Pada saat menjalankan program kehamilan, disarankan bagi pasangan suami istri untuk menjaga pola makan yang sehat. Hindari makanan cepat saji atau junk food karena makanan tersebut dapat meningkatkan risiko obesitas dan diabetes.
Obesitas dapat menyebabkan tekanan darah tinggi yang berdampak negatif pada perkembangan janin dan dapat menyebabkan infertilitas. Selain itu, ada beberapa nutrisi penting yang harus dipenuhi saat menjalankan program hamil, seperti zinc, asam folat, zat besi, omega 3, serat, kalsium, dan probiotik.
Dalam rangka mendukung program hamil, suplementasi diperlukan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tambahan tersebut. Tentunya, kebutuhan nutrisi harian seperti karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin juga harus tetap dipenuhi sesuai dengan pedoman "isi piringku" yang disarankan oleh Kementerian Kesehatan.
Salah satu suplemen yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dalam program hamil adalah Bemomio. Suplemen herbal ini terbuat dari bahan-bahan alami, seperti madu, minyak zaitun, dan temulawak.