Mengungkap Sejarah Croissant, Roti Lembut Berlapis dari Prancis

Melati Pratiwi
Mengenal sejarah croissant (Foto: Serious eat)

Menurut cakefever, awalnya croissant yang dikenal bertekstur renyah dan lembut ini dibuat di Kota Wina pada abad 17 dan mulai dikenalkan di Prancis abad 18.

Hadirnya kipferl di Prancis bermula dari seorang mantan tentara Austria, August Zang yang membuka toko roti Boulangerie Viennoise di Paris 1839. Orang Prancis pun sempat menyebut salah satu jenis pastry ini dengan 'Viennoiserie' atau barang-barang dari Wina.

Kabarnya Ratu Prancis, Marie Antoinette, juga berperan dalam membuat popularitas croissant meningkat. Antoinette yang sebenarnya berasal dari Austria ini sering merindukan Kipferl. Lambat laun adonan Kipferl pun berubah menjadi adonan croissant yang seperti kita kenal sekarang.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Kuliner
9 hari lalu

Asal Usul Nasi Jinggo Bali yang Melegenda, Sang Pencipta Meninggal Dunia

Kuliner
1 bulan lalu

Tren Kuliner Pedas Kian Menggila, Sensasi Level Ekstrem Paling Disukai?

Kuliner
1 bulan lalu

2 Restoran Baru di Makau Raih Bintang Michelin 2026, Ini Daftarnya

Kuliner
2 bulan lalu

Kedai Kopi di Kaki Gunung Galunggung Ini Siap Manjakan Lidah dan Mata, Wajib Coba!

Kuliner
2 bulan lalu

Viral Restoran Uncle Roger di Malaysia Tutup Permanen, Nasi Gorengnya Biasa Saja? 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal