Mete Sumba dan Cokelat Bali Miliki Kualitas Terbaik, Ternyata seperti Ini Panennya

Vien Dimyati
Cokelat Bali dan Mete Sumba Berkualitas baik (Foto: Ist)

Biasanya, tim Talasi memberikan pembiayaan dan pembinaan langsung di lapangan mulai dari pemeliharaan pohon mete, cara memanen, grading, sampai dengan proses pengeringan.

Bahan baku inilah yang dikirimkan ke pabrik Talasi untuk diproses lebih lanjut sehingga menghasilkan produk yang sampai ke tangan customer.

“Talasi bekerjasama dengan jaminan kredit Indonesia menyalurkan dana dengan bunga sangat rendah kepada para petani (3 persen per tahun), sehingga petani bisa mengembalikan dana tersebut dalam waktu 3 tahun," kata Alisjahbana, melalui keterangan tertulisnya, belum lama ini.

Dia menjelaskan, dana ini bisa digunakan oleh para petani untuk pemeliharaan pohon jambu mete dan menambah fasilitas seperti membuat bak pencucian mete yang sekaligus bisa menjadi sumber air bersih bagi keluarga.

Selain itu, para petani juga diberikan penyuluhan bagaimana memanfaatkan dana pinjaman dengan membuat rumah lebah artifisial yang bisa memberikan pendapatan tambahan pemasukan dengan beternak lebah.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
2 hari lalu

Mengenal Serial My Chef in Crime di VISION+, Perpaduan Kuliner, Investigasi, Misteri hingga Romance

5 hari lalu

Petani hingga Buruh Pabrik Diundang Prabowo Ikut Upacara HUT ke-81 RI di Istana

14 hari lalu

Tak Hanya Pizza, Chef Juna Sebut Keju Kini Jadi Andalan Kuliner Nusantara

17 hari lalu

Bahlil Siapkan Insentif Bioetanol E10, Janji Skema Baru Tetap Untungkan Petani

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal