Rempah Indonesia Paling Dicari Industri Makanan dan Minuman Eropa

Vien Dimyati
Pameran Food Ingredient Asia 2018. (Foto: iNews.id/Vien Dimyati)

JAKARTA, iNews.id - Alasan mengapa bangsa Eropa datang ke Benua Asia, khususnya Indonesia adalah karena kekayaan alamnya. Bangsa Eropa datang ke Indonesia untuk mencari rempah-rempah, sebelum pada akhirnya menjajah.

Rempah-rempah, diperlukan di Eropa yang memiliki cuaca bersuhu dingin. Maka itu, diperlukan bahan penyedap untuk berbagai bumbu dapur, serta bahan makanan untuk menghangatkan badan.

Begitu pula tren yang terjadi pada industri makanan dan minuman di dunia. Rempah-rempah atau ekstrak sedang tren digunakan sebagai bahan baku makanan atau minuman. Baik untuk pewarna alami atau rasa.

Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi Lukman mengatakan, saat ini tren industri ekstrak atau rempah-rempah sedang berkembang. Meski tidak banyak, ada sekitar tujuh perusahaan yang mengembangkan industri ekstrak di Indonesia. Ekstrak ini biasanya digunakan untuk pewarna atau rasa dalam bahan makanan.

"Sekarang industri ekstrak sedang tumbuh, meski sedikit. Mulai dari pertanian, limbah kulit manggis, kulit kunyit, dan lainnya banyak dicari," kata Adhi Lukman dalam acara pameran Food Ingredient Asia 2018, di JI-Expo Kemayoran Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
24 jam lalu

Pameran Makanan dan Minuman SIAL Food & Drinks Akan Digelar di Indonesia, Diikuti 13 Negara

4 hari lalu

Apa Itu Tahu Busuk dari China yang Dimakan Tanboy Kun? Ini Jawabannya!

6 hari lalu

Rahang Tuna Diburu Pencinta Kuliner, Ini Rahasia Kelezatannya!

8 hari lalu

Ada Menu Indonesia Favorit Agnez Mo di Hard Rock Hollywood Sepanjang Oktober 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal