Rempah Indonesia Paling Dicari Industri Makanan dan Minuman Eropa

Vien Dimyati
Pameran Food Ingredient Asia 2018. (Foto: iNews.id/Vien Dimyati)

Meski sedang bertumbuh, tetap saja Indonesia masih mengimpor 70 persen Food Ingredient ke luar negeri atau bergantung pada impor.

Direktur Industri Makanan, Hasil Laut dan Perikanan Kementerian Perindustrian Enny Ratnaningtyas mengatakan, food ingredient atau rempah-rempah khas Indonesia banyak dicari oleh industri di Eropa seperti Belanda dan Jerman.

"Food ingredient sangat dibutuhkan untuk industri makanan dan minuman. Rempah Indonesia seperti gula semut, cengkeh, dan lainnya banyak peminatnya terutama dari Eropa," kata dia.

Melalui pameran Food Ingredient Asia 2018 ini menjadi momen bagi Indonesia untuk mengenalkan keunggulan produk bahan baku makanan dan minuman. Food Ingredient Asia 2018 memasuki tahun kelima dan diselenggarakan dari 3-5 Oktober 2018 di JI-Expo Kemayoran Jakarta. Ada sekitar 750 peserta pameran dan 20 ribu pembeli dari 60 negara.

Pengunjung juga dapat mengikuti lebih dari 60 seminar dan diskusi teknis yang membahas topik seputar industri makanan, sertifikasi halal di Indonesia, dan kabar terbaru terkait pasar makanan dan minuman.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pameran Makanan dan Minuman SIAL Food & Drinks Akan Digelar di Indonesia, Diikuti 13 Negara

5 hari lalu

Apa Itu Tahu Busuk dari China yang Dimakan Tanboy Kun? Ini Jawabannya!

7 hari lalu

Rahang Tuna Diburu Pencinta Kuliner, Ini Rahasia Kelezatannya!

9 hari lalu

Ada Menu Indonesia Favorit Agnez Mo di Hard Rock Hollywood Sepanjang Oktober 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal