Terungkap, Suami Bunuh Istri dan 2 Anak Tirinya di Aceh Utara untuk Kuasai Harta

Armia Jamil ยท Rabu, 08 Mei 2019 - 17:49 WIB
Terungkap, Suami Bunuh Istri dan 2 Anak Tirinya di Aceh Utara untuk Kuasai Harta

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Indra T Herlambang saat pemaparan kasus pembunuhan suami terhadap istri dan dua anak tirinya di Mapolres Lhokseumawe, Rabu (8/5/2019). (Foto: iNews/Armia Jamil)

LHOKSEUMAWE, iNews.id – Aksi pembunuhan yang dilakukan seorang suami terhadap istri dan kedua anak tirinya di Desa Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Selasa (7/5/2019), ternyata bermotif ekonomi. Pelaku ingin menguasai harta benda sang istri.

Dari hasil pemeriksaan di Mapolres Lhoksemawe, pelaku Aidil Syahputra Ginting (40), yang merupakan suami ketiga korban, sudah sejak awal ingin menguasai seluruh harta korban. Karena itu, kuli bangunan tersebut berencana menghabisi istrinya Ira Wati (35), serta dua anaknya, Zikra (14) dan bayinya Yazid berusia 16 bulan, Selasa (7/5/2019) pukul 04.00 WIB.

“Motif pembunuhan murni karena ekonomi,” kata Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Indra T Herlambang saat pemaparan kasus pembunuhan tersebut di Mapolres Lhokseumawe, Rabu (8/5/2019).

BACA JUGA:

Baru Menikah 5 Bulan, Suami Bunuh Istri dan Kedua Anak Tiri di Aceh Utara

2 Anak yang Selamat dari Pembantaian Sekeluarga di Aceh Utara Trauma Berat

Polisi Tangkap Suami yang Bunuh Istri dan 2 Anak Tiri di Aceh Utara

Indra mengatakan, dari hasil pemeriksaan, korban mendapatkan harta dari suami pertamanya yang cukup kaya. Sementara suami ketiga korban hanya kuli bangunan dengan pendapatan pas-pasan.

“Saat sudah menjelang empat bulan pernikahan, mulai terjadi keretakan rumah tangga. Istri meresahkan pendapatan suami, di sisi lain suami mengharapkan harta gono-gini,” katanya.

Sebelum pembunuhan, korban dan pelaku diketahui sempat cekcok masalah penandatanganan harta gono gini. Saat itu, korban tidak setuju kalau harta dari suaminya pertama dibagi dengan pelaku. Pelaku kemudian mengancam akan membunuh korban bersama anak-anaknya.

Pelaku yang baru menikah lima bulan dengan korban akhirnya tega membunuh istrinya Ira Wati dan kedua anak tirinya. Sementara satu anak, Zikri (4,5) berhasil menyelamatkan diri setelah melompat melalui jendela di lantai dua rumah dan meminta tolong kepada tetangga. Kaki kanannya terkilir akibat aksi beraninya tersebut.

Sementara itu, tersangka Aidil Syahputra Ginting mengatakan, dia membunuh istri dan kedua anak tirinya karena kesal dan sakit hati. Selama menikah lima bulan, istrinya sering meminta cerai. Korban juga kerap mengeluhkan nafkah yang diberikan suaminya tidak mencukupi.

“Saya sakit hati karena istri saya selalu mengeluh pendapatan kurang, kurang. Dia selalu minta cerai. Saya kesal, sakit hati,” kata Aidil Syahputra.

Pelaku sebelumnya sempat melarikan diri usai membunuh istri dan dua anak tirinya. Namun, tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh berhasil menangkapnya di kawasan Lambaro, Aceh Besar.

Dari tangan tersangka, polisi amankan sejumlah barang bukti di antaranya satu senjata tajam pisau lipat yang digunakan saat membunuh serta barang alat bangunan, sejumlah uang, dan telepon seluler (ponsel).

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban dibunuh dengan cara digorok dan ditikam. Korban yang masih bayi dimasukkan ke bak mandi. Saat kejadian, kondisi rumah terkunci kecuali pintu di lantai dua. Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman mati.


Editor : Maria Christina