2 Proyek Transportasi Canggih yang Diresmikan Tahun ini, Jadi Tanda Masa Kejayaan Kereta Api

Pengoperasian LRT Jabodebek sendiri menggunakan sistem Communication-Based Train Control (CBTC) dengan Grade of Automation (GoA) level 3. Ini merupakan sistem pengoperasian kereta berbasis komunikasi, sehingga dapat mengoperasikan kereta dan memproyeksikan jadwal secara otomatis dari pusat kendali operasi serta tanpa masinis.
Tidak lama diresmikan Jokowi, proyek ini banyak menemui masalah, mulai dari sistem pengereman yang tidak mulus, kondisi pintu yang kadang tak terbuka ketika sudah berhenti hingga terkahir yakni masalah keausan roda yang mengakibatkan berkurangnya jumlah trainset dan perjalanan.
Namun kini, sederet masalah tersebut sudah mulai dapat teratasi meskipun membutuhkan waktu yang lumayan lama. Kini jumlah trainset yang beropasi sudah menjadi 16 trainset dengan jarak antar kedatangan kereta hanya berkisar 7 hingga 14 menit.
Sementara itu, proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung baru bisa diresmikan Jokowi pada 2 Oktober 2023 di Stasiun Halim, Jakarta. Kereta ini sekaligus menjadi kereta cepat pertama di Asia Tenggara.
Peresmian tersebut sebenarnya juga sama seperti LRT Jabodebek yang beberapa kali mundur. Hal ini lantaran belum terlalu siap proyek tersebut diresmikan hingga jadwal Presiden sendiri yang tak sesuai.