AirAsia Akusisi Gojek Thailand Senilai Rp725 Miliar
Dia menjelaskan, rencana Gojek untuk melakukan penawaran umum perdana tetap berjalan meskipun fokus pada kedua pasar tersebut tidak secara langsung terkait dengan pengejaran IPO. Padahal bisnis Gojek di Thailand merugi pada 2019 dan 2020, menurut akun yang diberikan dengan pengumuman kesepakatan.
Pada Maret 2021, Fernandes mengatakan bahwa maskapai tersebut dapat memperoleh 1 miliar ringgit (240,62 juta dolar AS) dalam bentuk pinjaman bank dan pada bulan April kelompok tersebut mengharapkan untuk melihat kejelasan tentang penggalangan dana dalam dua hingga tiga bulan.
AirAsia telah mencari sejak tahun lalu untuk mengumpulkan hingga 2,5 miliar ringgit untuk mengatasi kemerosotan sektor penerbangan akibat pandemi.
Editor: Jeanny Aipassa