Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rupiah Loyo Nyaris Rp17.000 per Dolar AS, Ini Respons Gubernur BI
Advertisement . Scroll to see content

Alipay dan WeChat Pay Dikabarkan Siap Masuk Indonesia, Ini Kata BI

Selasa, 23 Oktober 2018 - 22:48:00 WIB
Alipay dan WeChat Pay Dikabarkan Siap Masuk Indonesia, Ini Kata BI
Kode QR Alipay dan WeChat Pay dipajang oleh seorang pedagang sayuran di sebuah pasar di Nantong, Jiangsu, China untuk mengakomodasi pembayaran digital bagi pembelinya. Di China, kedua aplikasi sangat populer dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Advertisement . Scroll to see content

"Kita mau dukung pariwisata masuk turis ke Indonesia atau menambah devisa, pengembangan tenaga kerja, UMKM, handycraft. Turis dari China semakin lama semakin penting di sektor pariwisata Indonesia," ucapnya.

Deputi Gubernur BI Sugeng menambahkan, WeChat Pay dan Alipay harus mematuhi Undang-Undang Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang karena seluruh transaksi di Indonesia wajib menggunakan rupiah.

"Mereka harus persiapkan semua. Kalau mau ekspansi ke Indonesia harus menggunakan rupiah dalam setiap transaksinya," ujarnya.

Selain itu, lanjut Sugeng, WeChat Pay dan Alipay juga harus menggandeng bank BUKU IV alias bank besar sesuai Peraturan BI Nomor 19/8/PBI Tahun 2017 mengenai Gerbang Pembayaran Nasional. Saat ini, keduanya dikabarkan tengah menjajaki kerja sama dengan bank lokal. Salah satunya PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut