Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BEI dan OJK Gelar Pertemuan dengan MSCI Pekan Ini, Apa yang Dibahas?
Advertisement . Scroll to see content

Angkasa Pura II Catatkan Obligasi Rp2,25 Triliun di BEI

Kamis, 20 Agustus 2020 - 02:15:00 WIB
Angkasa Pura II Catatkan Obligasi Rp2,25 Triliun di BEI
AP II mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2020 senilai Rp2,25 triliun di BEI. (Foto: Ichsan Amin/AP II)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Angkasa Pura II (Persero) alias AP II mencatatkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2020 senilai Rp2,25 triliun di Bursa Efek Indonesia (BEI). Obligasi tersebut terbagi di dalam empat seri, yaitu Seri A sebesar Rp32 miliar dengan bunga 7,80 persen per tahun yang jatuh tempo 13 Agustus 2023.

Kemudian Seri B sebesar Rp159 miliar dengan bunga 8,50 persen per tahun dan jatuh tempo 13 Agustus 2025. Selanjutnya, Seri C sebesar Rp1,602 triliun dengan bunga 9,10 persen per tahun dan jatuh tempo 13 Agustus 2027. Seri D sebesar Rp457 miliar dengan bunga 9,25 persen per tahun dan jatuh tempo 13 Agustus 2030.  

Presiden Direktur AP II Muhammad Awaluddin mengatakan l, kepercayaan investor di pasar modal masih cukup tinggi dan direspons positif. AP II mencatatkan obligasi berkelanjutan senilai total Rp2,25 triliun di BEI.

"Ini merupakan sesuatu yang sangat baik karena menandakan kepercayaan investor masih tinggi terhadap PT Angkasa Pura II di tengah adanya tekanan di industri karena pandemi global Covid-19,” ujarnya di Jakarta, Rabu (19/8/2020).

Pencatatan obligasi tersebut merupakan langkah AP II dalam melakukan Cash Management secara ketat di tengah pandemi menyeimbangkan cash in dan cash out demi menjaga operasional 19 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II

Direktur Keuangan AP II Dodit Wiweko Probojakti mengatakan hasil dari penerbitan obligasi tersebut akan digunakan oleh perseroan, antara lain untuk menjaga operational expenditure/opex maupun memperkuat belanja modal (capital expenditure/capex).

“Tahun ini pun kami melakukan penyesuaian terhadap belanja modal (Capex Disbursement), di mana belanja modal hanya dialokasikan untuk proyek multiyears dan yang benar-benar signifikan misalnya perencanaan desain Terminal 4 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Tahun ini bukan merupakan tahun ekspansi bagi kami, melainkan bagaimana harus menjaga stabilitas perusahaan,” kata Dodit. 

Dia menerangkan hasil dari penerbitan obligasi ini membuat perseroan dapat tetap melakukan berbagai persiapan dalam menghadapi tantangan akibat COVID-19, sekaligus nantinya dapat mengakomodir permintaan ketika lalu lintas penerbangan semakin pulih.

Adapun saat ini seluruh bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II tetap beroperasi guna menjaga konektivitas penerbangan di Indonesia. 

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut