Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Porak-porandakan Ukraina, Rusia: Tak Ada yang Bisa Cegat Rudal Oreshnik
Advertisement . Scroll to see content

Apple hingga Harley-Davidson Ancam Hengkang dari Rusia Imbas Invasi ke Ukraina

Rabu, 02 Maret 2022 - 16:44:00 WIB
Apple hingga Harley-Davidson Ancam Hengkang dari Rusia Imbas Invasi ke Ukraina
Sejumlah perusahaan Amerika Serikat mulai dari Apple, Boeing, Google, Exxon Mobil, Ford, hingga Harley-Davidson mengancam akan hengkang dari Rusia. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Apple, yang menghentikan penjualan di Rusia, mengatakan sedang membuat perubahan pada aplikasi Maps-nya untuk melindungi warga sipil di Ukraina. Hal ini juga bergabung dengan paduan suara yang berkembang dari perusahaan-perusahaan Barat yang secara terbuka mengutuk tindakan Rusia.

"Kami sangat prihatin dengan invasi Rusia ke Ukraina dan mendukung semua orang yang menderita akibat kekerasan tersebut," kata Apple.

Produsen sepeda motor Harley-Davidson menangguhkan pengiriman sepeda motornya ke Rusia. 

Meningkatnya fokus investor dalam masalah lingkungan, sosial dan tata kelola (ESG) telah menambah tekanan pada perusahaan untuk bertindak cepat dalam mengakhiri hubungan dengan Rusia dan entitas Rusia.

Perusahaan teknologi besar Barat mengatakan mereka melanjutkan upaya untuk menghentikan Rusia mengambil keuntungan dari produk mereka.

Apple mengatakan telah memblokir unduhan aplikasi dari beberapa layanan berita yang didukung negara di luar Rusia.

Google, yang dimiliki oleh Alphabet Inc mengatakan, telah memblokir aplikasi seluler yang terhubung ke penerbit yang didanai negara Rusia RT dari fitur terkait berita, termasuk pencarian Google News.

Google juga melarang RT dan saluran Rusia lainnya menerima uang untuk iklan di situs web, aplikasi, dan video YouTube, yang mencerminkan langkah yang dibuat oleh Facebook.

Microsoft mengatakan akan menghapus aplikasi seluler RT dari Windows App store dan melarang iklan di media yang disponsori pemerintah Rusia.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut