Apple PHK 614 Karyawan setelah Hentikan Proyek Mobil Listrik
Analis Industri dari PP Foresight, Paolo Pescatore menuturkan, meski Apple adalah perusahaan paling bernilai di dunia, namun tidak ada seorang pun yang kebal terhadap PHK.
“Meskipun hal ini mungkin tampak signifikan mengingat hal ini berkaitan dengan Apple sebagai salah satu raksasa teknologi besar terakhir yang melakukan PHK, hal ini tidak didorong oleh kebutuhan akan efisiensi. Hal ini lebih terasa seperti peralihan fokus strategis ke bidang-bidang baru lainnya seperti AI,” ucap Pescatore.
Laporan yang menyebut Apple mengakhiri investasi bernilai miliaran dolar pada proyek mobil listrik tanpa pengemudi pertama kali muncul pada Februari lalu. Namun, perusahaan tidak pernah secara terbuka mengakui keberadaannya.
Apple dilaporkan menghabiskan miliaran dolar untuk penelitian dan pengembangan kendaraan yang sepenuhnya otonom tanpa roda kemudi dan pedal. Namun diketahui bahwa produksi kendaraan masih membutuhkan waktu bertahun-tahun.
Perusahaan lain seperti Ford dan General Motors juga memperlambat penelitian kendaraan otonom karena kenaikan biaya. Dilaporkan bahwa Apple akan memindahkan banyak pekerja dari 2.000 tim mobil listriknya untuk mengerjakan proyek AI.
Menurut Bloomberg, tim ini sedang mengerjakan AI dan para pekerja diminta pindah ke Austin, Texas.
Editor: Aditya Pratama