AstraZeneca Siap Produksi 2 Miliar Vaksin Corona Akhir Tahun 2020

Djairan ยท Jumat, 05 Juni 2020 - 12:11:00 WIB
AstraZeneca Siap Produksi 2 Miliar Vaksin Corona Akhir Tahun 2020
Perusahaan farmasi multinasional asal Inggris, AstraZeneca PLC, akan memproduksi 2 miliar dosis vaksin virus Covid-19. (Foto: AFP)

CAMBRIDGE, iNews.id - Perusahaan farmasi multinasional asal Inggris, AstraZeneca PLC, akan memproduksi 2 miliar dosis vaksin virus Covid-19. Sebanyak 400 juta dosis untuk Amerika Serikat (AS) dan Inggris, serta 1 miliar untuk masyarakat di negara berpenghasilan rendah dan menengah.

“Kami sedang membangun sejumlah rantai pasokan di seluruh dunia, untuk mendukung akses global tanpa keuntungan selama pandemi. Sejauh ini telah mengamankan kapasitas produksi untuk 2 miliar dosis vaksin,” ujar CEO AstraZeneca Pascal Soriot, dikutip dari BBC Jumat (5/6/2020).

Soriot mengatakan, pihaknya akan mulai mendistribusikan vaksin ke AS dan Inggris pada September atau Oktober 2020, lalu kesiapan pengiriman secara stabil akan dimulai pada awal 2021.

Bulan lalu, AstraZeneca mengatakan dapat memproduksi satu miliar dosis, yang tengah dikembangkan dengan para ilmuwan di Universitas Oxford. Pada Kamis, pihaknya telah menandatangani dua kesepakatan, termasuk satu yang didukung oleh Bill Gates, yang membuat perusahaan dapat menggandakan produksi.

Sementara itu, AstraZeneca juga menjalin kemitraan baru dalam produksi vaksin corona, yakni dengan Serum Institute of India (SII), yang merupakan produsen vaksin terbesar di dunia. Selain itu kesepakatan senilai Rp10,5 triliun dengan dua organisasi kesehatan yang didukung oleh Bill dan sang istri Melinda Gates.

Perjanjian lisensi antara AstraZeneca dengan SII India, adalah untuk memasok 1 miliar dosis untuk negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, dengan komitmen akan menyediakan 400 juta dosis sebelum akhir 2020.

Selain itu, dua badan amal besar, Koalisi untuk Kesiapsiagaan Inovasi Epidemi (CEPI) dan aliansi vaksin GAVI, juga akan membantu menemukan fasilitas produksi untuk membuat dan mendistribusikan 300 juta dosis vaksin Covid-19. Pengiriman diharapkan akan dimulai pada akhir tahun 2020.

Soriot berharap pada Agustus 2020 sudah bisa diketahui apakah vaksin AZD1222 terbukti efektif memerangi virus corona. Sementara itu, CEO CEPI Richard Hatchett mengatakan, masih ada kemungkinan vaksin itu tidak dapat berfungsi.

Editor : Ranto Rajagukguk