Bakal Muncul 97 Juta Pekerjaan Baru, Kemenperin Pacu Skill SDM Industri Semikonduktor

Advenia Elisabeth ยท Senin, 14 November 2022 - 15:13:00 WIB
Bakal Muncul 97 Juta Pekerjaan Baru, Kemenperin Pacu Skill SDM Industri Semikonduktor
Kepala BPSDMI Kementerian Perindustrian, Arus Gunawan. Foto: Antara

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) fokus memacu skill sumber daya manusia (SDM) industri semikonduktor. Hal itu, terkait dengan bakal munculnya 97 juta pekerjaan baru seiring dengan adaptasi pembagian jenis kerja antarmanusia, mesin, dan algoritma. 

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Arus Gunawan, mengatakan pemerintah mendorong peningkatan skill dan kompetensi SDM industri, terutama terkait digitalisasi sesuai kebutuhan dunia industri saat ini. 

Menurut dia, upaya yang telah dilakukan PIDI 4.0 dalam mengakselerasi industri 4.0, di antaranya melalui penyelenggaraan pelatihan yang menggandeng industri dan stakeholder lainnya. Contohnya adalah PIDI 4.0 menjalin kerja sama dengan PT. Festo dan Politeknik Negeri Batam untuk menyelenggarakan pelatihan Pneumatik & Total Preventive Maintenance.

“Tujuan kolaborasi itu sebagai upaya upskilling SDM industri dengan SDM dari PT Infineon Technologies Batam sebagai peserta pelatihan. Pelatihan telah dibuka di Politeknik Negeri Batam beberapa waktu lalu,” ungkap Arus di Jakarta, Senin (14/11/2022).

Dia menjelaskan, para peserta pelatihan diberikan skill dan kompetensi dasar aplikasi teknologi pada industri semikonduktor. 

“Pelaksanaan training ini juga merupakan tindak lanjut German-Indonesia Round Table Business Meeting di gedung PIDI 4.0 pada Juni 2022 lalu sebagai rangkaian agenda kunjungan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier ke Indonesia,” ujar Arus.

Direktur PIDI 4.0, Tirta Wisnu Permana menyampaikan, tuntutan pengembangan industri semikonduktor di Indonesia sejalan dengan percepatan transformasi industri 4.0. Sebab, sektor industri semikonduktor merupakan jantung dari industri digital.

Saat ini, lanjutnya, terjadi peningkatan kebutuhan chip untuk pemenuhan industri elektronika, perangkat telekomunikasi dan electrical vehicle, baik untuk pemenuhan pasar dalam negeri maupun global. 

"Kemenperin hadir untuk memacu pertumbuhan industri semi konduktor,” tutur Wisnu yang juga menjabat Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan SDM Industri BPSDMI Kemenperin.

Beberapa waktu lalu juga dilaksanakan penandatanganan MoU secara seremonial antara PIDI 4.0 dan PT Surya Sarana Dinamika (SSD) di Batam. 

“Melalui penandatanganan MoU tersebut, PIDI 4.0 menyambut PT SSD sebagai bagian dari ekosistem di PIDI 4.0,” tutur Wisnu.

BPSDMI Kemenperin juga menggelar Rapat Evaluasi Program/Kegiatan Tahun 2022 dan Penyusunan Rencana Program/Kegiatan Tahun 2023 sebagai upaya penguatan kolaborasi PIDI 4.0 bersama para mitra. Kegiatan ini dihadiri oleh 35 mitra PIDI 4.0 yang terdiri dari 31 mitra industri, tiga universitas, dan satu mitra teknologi akademi.

“Dengan peningkatan kerja sama dan kemitraan ini, diharapkan PIDI 4.0, para industri mitra, serta pemangku kepentingan lainnya dapat berkolaborasi untuk memperkuat ekosistem industri 4.0 dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perkembangan industri digital di Indonesia,” ujar Wisnu.

Editor : Jeanny Aipassa

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda