Bangkit dari Kesulitan, UMKM Bumbu Kemasan Ini Sukses Tumbuh Berkat BRI
Cobaan datang ketika pada tahun 2000 anak ketiganya lahir dengan kondisi autis dan hiperaktif. Kondisi tersebut mendorong Dewi untuk belajar menyiapkan makanan sehat yang sesuai dengan kebutuhan sang anak, meski sebelumnya ia tidak terbiasa memasak.
Dari proses belajar tersebut, Dewi mulai mengenal dunia bumbu dan olahan tepung.
"Awalnya saya nggak bisa masak, sampai akhirnya saya belajar dan bisa membuat bumbu-bumbu dalam kemasan ini. Tapi, saya bikin yang beda," ujarnya.
Perjalanan Iswara Food semakin menunjukkan perkembangan positif ketika Dewi bergabung dalam program pelatihan BRIncubator dari Rumah BUMN BRI Solo. Kesempatan itu membuka wawasan baru dan meningkatkan kemampuan bisnisnya, terutama dalam pemasaran dan pengembangan produk.
"Alhamdulillah, saya mendapat bimbingan dari BRI melalui program BRIncubator selama 10 hari yang membuat saya lebih percaya diri. Saya belajar pemasaran yang lebih tepat sasaran lewat media sosial, membuka toko online dari HP, meningkatkan kualitas produksi dan kemasan, hingga akhirnya pada 2024 mendapat kesempatan memperkenalkan produk lebih luas melalui BRI Expo," ujar Dewi.