Bank Mandiri Kucurkan Kredit Digital Rp192,8 Miliar hingga Akhir Juni

Michelle Natalia ยท Jumat, 17 Juli 2020 - 17:33 WIB
Bank Mandiri Kucurkan Kredit Digital Rp192,8 Miliar hingga Akhir Juni

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk telah menyalurkan kredit digital hingga Rp192,8 Miliar pada akhir Juni 2020. Kredit tersebut disalurkan ke 6.639 debitur.

Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Donsuwan Simatupang mengatakan, untuk menyalurkan kredit tersebut, perusahaan telah bekerja sama dengan tiga e-commerce, yakni Bukalapak, Tokopedia dan Shopee serserta beberapa Fintech P2P seperti Amartha, Crowde, Investree, Akseleran dan Koinworks.

"Dari kerja sama ini, terus berinovasi untuk mendukung sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), " kata Donsuwan di Jakarta,Jumat (17/7/2020).

Dia melanjutkan, penyaluran kredit via platform digital yang telah diinisiasi perseroan sejak 2018 merupakan inovasi dan strategi bisnis Bank Mandiri. Ini diterapkan untuk mendukung pencapaian Bank Mandiri menjadi bank digital modern di tanah Air

"Sebagai bentuk dukungan pada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pemerintah, kami siap meningkatkan penyaluran kredit digital secara channeling ini dengan merangkul lebih banyak lagi platform online," katanya

Dia menjelaskan, inisiatif Bank Mandiri melakukan channeling dengan e-commerce dan fintech P2P juga dilatarbelakangi keinginan untuk membuka target pasar baru, yaitu pelaku usaha yang secara size business sudah layak, namun belum bankable.

"Nah ini merupakan strategi untuk memitigasi risiko di mana mitra platform digital menjadi refferal calon debitur," katanya.

Donsuwan mengungkapkan, kolaborasi ini akan membuat industri perbankan lebih cepat beradaptasi pada perubahan zaman, seperti semakin berkembangnya bisnis model economic sharing.

Salah satu contoh nyata adaptasi Bank Mandiri terhadap perkembangan digital adalah aplikasi Mandiri Pintar (Pinjaman Tanpa Ribet).

"Aplikasi ini memangkas proses administrasi dalam pengajuan kredit mikro produktif karena nasabah tidak akan direpotkan lagi dengan permintaan dokumen dan persetujuan bisa diperoleh dalam 15 menit sejak permohonan diinput ke sistem oleh tenaga pemasar," katanya.

Selain itu, nasabah maupun masyarakat juga tidak perlu mendatangi kantor cabang Bank Mandiri untuk mengajukan kredit mikro. Sebab, melalui aplikasi ini, tenaga pemasar mikro Mandiri yang saat ini berjumlah lebih dari 6.700 orang dapat memproses kredit langsung dari lokasi nasabah berada. 

Editor : Ranto Rajagukguk