Bank Sentral China Sebut Semua Aktivitas Terkait Mata Uang Kripto Ilegal, Terlarang bagi Penduduk

Jeanny Aipassa ยท Sabtu, 25 September 2021 - 10:00:00 WIB
Bank Sentral China Sebut Semua Aktivitas Terkait Mata Uang Kripto Ilegal, Terlarang bagi Penduduk
Bank Sentral China atau People's Bank of China (PBOC). (Foto: Istimewa)

BEIJING, iNews.id - Bank Sentral China atau People's Bank of China (PBOC) menyatakan semua aktivitas terkait mata uang kripto adalah ilegal dan terlarang bagi penduduk negara itu. Pengumuman tersebut membuat harga Bitcoin anjlok lebihd ari 6,5 persen.

Dalam Q&A yang diposting ke situs webnya, PBOC merinci layanan yang menawarkan perdagangan, pencocokan pesanan, penerbitan token, dan turunan untuk mata uang virtual sangat dilarang. 

Tak hanya itu, PBOC juga menyebut pertukaran crypto luar negeri yang menyediakan layanan di daratan China atau menawarkan layanan kepada penduduk negara itu juga ilegal. 

“Pertukaran mata uang virtual luar negeri yang menggunakan internet untuk menawarkan layanan kepada penduduk domestik juga dianggap sebagai aktivitas keuangan ilegal,” bunyi pernyataan PBOC, seperti CNBC, Jumat (24/9/2021). 

PBOC mengungkapkan, telah memperluas sistemnya untuk meningkatkan pemantauan transaksi terkait kripto dan membasmi investasi spekulatif. Semua pihak yang melanggar akan diselidiki dan mendapat tindakan hukum tegas. 

“Lembaga keuangan dan lembaga pembayaran nonbank tidak dapat menawarkan layanan untuk kegiatan dan operasi yang terkait dengan mata uang virtual di dataran China,” sebut PBOC. 

Pengumuman PBOC tersebut memukul mata uang kripto. Harga bitcoin anjlok lebih dari 6,5 persen ditutup di harga 41.882 dolar Amerika Serikat (AS). Ethereum, aset digital mengalami penurunan sebesar 9 persen menjadi sekitar 2.867 dolar AS.

Tak hanya itu, saham dengan eksposur berat terhadap crypto juga merosot pada perdagangan tengah hari di Nasdaq, dengan Coinbase turun 2 persen, MicroStrategy tergelincir 5 persen dan Riot Blockchain turun lebih dari 6 persen.

Ini bukan kali pertama PBOC mengeluarkan kebijakan menentang mata uang kripto. Sebelumnya, PBOC telah memerintahkan bank dan lembaga pembayaran nonbank seperti afiliasi Alibaba Ant Group untuk tidak menyediakan layanan yang terkait dengan kripto.

Tindakan keras Pemerintah China terhadap mata uang kripto seiring datang target untuk mencapai netral karbon pada tahun 2060. China disebut menjadi negara penghasil karbon terbesar di dunia, salah satunya karena keberadaan penambang mata uang kripto yang tersebar sampai ke kota-kota kecil. 

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: