Bank Syariah Indonesia Bukukan Aset Rp277 Triliun, Kukuhkan Posisi Terbesar di Tanah Air

Suparjo Ramalan ยท Selasa, 20 September 2022 - 15:55:00 WIB
Bank Syariah Indonesia Bukukan Aset Rp277 Triliun, Kukuhkan Posisi Terbesar di Tanah Air
Bank Syariah Indonesia. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian BUMN mencatat PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) membukukan total aset Rp277 triliun hingga Juni 2022. Sementara ekuitas perusahaan pada periode tersebut menyentuh angka Rp 26 triliun. 

Hal itu, disampaikan Sekretaris Kementerian BUMN Susyanto saat rapat kerja bersama Komisi VI DPR, Selasa (20/9/2022). Menurut dia, denga jumlah aset dan ekuitas tersebut, BSI mengukuhkan posisi menjadi bank syariah terbesar di tanah air. 

"BSI per Juni 2022 aset total Rp277 triliun dan ekuitas sebesar Rp26 triliun. Ini merupakan bank syariah terbesar di Indonesia. Dengan menjadi bank terbesar di Indonesia, BSI akan punya peran penting dalam pembangunan perekonomian syariah di Indonesia," ungkap Susyanto, Selasa (20/9/2022). 

Kementerian BUMN, lanjutnya, memastikan akan mendorong BSI untuk mencaplok pasar global agar masuk dalam 10 besar bank syariah dunia. 

Menurut Susyanto, BSI diyakini mampu membawa nama Indonesia di pasar keuangan syariah global hingga eksistensinya akan terus diperkuat. 

"Dengan visi BSI jadi 10 bank terbesar dunia, dalam beberapa tahun ke depan, di mana terdapat nama Indonesia dalam BSI, tentu ada tanggung jawab yang besar dalam tingkatkan eksistensi Indonesia di pasar syariah global," tutur Susyanto. 

Sebelumnya, Direktur Utama BSI, Hery Gunardi mencatat laba bersih perusahaan yang dibukukan sepanjang semester I 2022 mencapai Rp2,13 triliun. Perolehan laba ini naik 41,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Hery mengatakan, kinerja BSI yang solid pada pertengahan tahun ini dipengaruhi oleh kemampuan perseroan menjaga keseimbangan seluruh rasio keuangan sehingga bertumbuh sehat dan intermediasi yang terus membaik. 

Hal tersebut mendukung profitabilitas BSI terus meningkat, dengan laba bersih tumbuh double digit menjadi Rp2,13 triliun per Juni 2022.

“BSI semakin optimistis bahwa dengan dukungan berbagai pihak kepada BSI akan semakin memperkokoh kinerja perseroan sehingga pada akhir tahun nanti capaian perseroan akan dapat memenuhi target yang diharapkan. Berbagai aksi korporasi yang akan dilakukan perseroan pada tengah tahun ini juga menjadi salah satu strategi untuk menguatkan BSI dari sisi aspek permodalan,” kata Hery.

Kinerja positif ini juga didukung oleh kepercayaan masyarakat melalui penempatan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp 244,66 triliun. Tumbuh 13,07 persen dengan proporsi DPK didominasi oleh tabungan wadiah, giro dan deposito. 

Adapun pembiayaan BSI secara keseluruhan sebesar Rp 191,29 triliun tumbuh 18,55 persen. Segmen pembiayaan terbesar yang menyokong capaian tersebut di antaranya pembiayaan mikro tumbuh 31,13 persen, pembiayaan konsumer tumbuh 21,66 persen, pembiayaan wholesale tumbuh 20,34 persen, pembiayaan kartu tumbuh 22,87 persen dan gadai emas tumbuh 20,07 persen.

Editor : Jeanny Aipassa

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda