Baru 7 Emiten Melantai di Bursa hingga Juli 2026, OJK Persilakan BEI Revisi Target IPO
JAKARTA, iNews.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak tujuh perusahaan telah melaksanakan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) hingga 31 Juli 2026. Dari aksi korporasi tersebut, total dana yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp2,16 triliun.
Saat ini, masih terdapat empat perusahaan yang berada dalam pipeline pencatatan saham di BEI. Meski demikian, jumlah emiten baru yang melantai di bursa sepanjang tahun ini masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sebagai perbandingan, pada kuartal I 2025 terdapat delapan perusahaan yang melaksanakan IPO. Artinya, hingga memasuki paruh kedua 2026, jumlah perusahaan yang mencatatkan saham di BEI masih berada di bawah capaian tahun sebelumnya.
Seiring perkembangan tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuka peluang bagi BEI untuk meninjau kembali target IPO yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2026 dengan mempertimbangkan dinamika pasar.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan, pihaknya memahami apabila BEI mempertimbangkan penyesuaian target IPO yang saat ini masih dalam proses kajian.