Belum Terbang, Merpati Akan Fokus Bisnis Bengkel Pesawat
BANDUNG, iNews.id - PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) sejak 2014 hingga saat ini belum bisa mengudara secara komersial. Maskapai pelat merah tersebut dalam jangka pendek akan difokuskan untuk menggarap bisnis maintenance, repair, and overhaul (MRO) alias bengkel pesawat.
MNA kini menjadi 'pasien' PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) setelah terlilit utang triliunan rupiah. Maskapai itu sedang disehatkan oleh Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan tersebut.
Direktur Utama PPA Iman Rachman mengatakan, MNA melalui anak usahanya telah menjalin kerja sama dengan Garuda Indonesia bersama 10 BUMN lain, termasuk Pertamina dan Bulog untuk menyewakan pesawatnya untuk bisnis kargo. Bisnis ini melayani pengiriman barang ke timur Indonesia.
Selain kargo, kata Iman, MNA nantinya diarahkan untuk bisnis MRO dan pusat pelatihan. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan aset yang dimiliki Merpati saat ini.
"Merpati dioptimalkan potensinya bukan di penerbangan, tapi asetnya yang dimiliki ada MRO dan pusat pelatihan," kata Iman di Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/11/2019).