Belum Terbang, Merpati Akan Fokus Bisnis Bengkel Pesawat
Iman mengaku belum tahu kapan Merpati lewat induk bisa kembali mengudara. Yang jelas, keputusan untuk terbang bukan wewenang PPA.
"Soal apakah nanti MNA akan dilanjutkan (beroperasi) atau tidak, itu bukan wewenang kami. Tugas kami adalah memastikan aset MNA tetap terjaga," ucap Iman.
Direktur Konsultasi Bisnis dan Manajemen PPA Dikdik P Yoffana menyebut bisnis yang dijalankan Merpati saat ini diharapkan bisa melunasi utang-utangnya.
Utang Merpati yang sebelumnya mencapai Rp10,95 triliun telah berkurang menjadi Rp6 triliun hingga Oktober 2019. Pengurangan tersebut terjadi setelah kreditur sepakat untuk menghapus bunga utang yang mencapai Rp4,4 triliun.
"Perusahaan ini sebelumnya sudah memiliki perjanjian pembayaran utang yang diputuskan lewat pengadilan kepada krediturnya," ujar dia.
Dikdik mengatakan, PPA akan memastikan kondisi Merpati bisa sehat. Setelah membaik, diharapkan ada investor yang masuk ke Merpati.
Editor: Rahmat Fiansyah