BPJamsostek Pastikan Bayar Biaya Perawatan dan Santunan untuk Korban Alfamart Roboh di Kalsel

Suparjo Ramalan · Kamis, 21 April 2022 - 18:43:00 WIB
BPJamsostek Pastikan Bayar Biaya Perawatan dan Santunan untuk Korban Alfamart Roboh di Kalsel
Insiden gedung alfamart roboh di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (18/4/2022). (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) memastikan akan membayar biaya perawatan dan santunan untuk korban insiden Alfamart roboh di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (18/4/2022). 

Direktur Pelayanan BPJamsostek, Roswita Nilakurnia, mengatakan berdasarkan hasil penelusuran, ada 9 dari 14 orang korban merupakan peserta aktif BPJamsostek. 

Kondisi saat ini 4 orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan 4 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit yang merupakan Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) BPJamsostek, serta 1 orang cedera ringan dan telah diperbolehkan pulang. 

“Segenap keluarga besar BPJamsostek mengucapkan duka yang mendalam atas musibah ambruknya Alfamart di Kalsel. Peserta yang membutuhkan perawatan sudah dilarikan ke rumah sakit kerja sama kita, dan 4 peserta yang meninggal dunia, keluarga atau ahli warisnya akan menerima santunan sesuai hak manfaatnya,” ungkap Roswita, Kamis (21/4/2022).

Dia menjelaskan, keluarga dari empat peserta yang meninggal dunia akan mendapatkan santunan kematian sebesar 48x upah yang dilaporkan karena termasuk dalam kasus kecelakaan kerja. 

Adapun manfaat yang diterima masing-masing keluarga atau ahli waris peserta, yaitu: 

1. Ahli waris Hanafi sebesar Rp193 juta
2. Ahli waris Ahmad Nayada sebesar Rp163 juta
3. Ahli waris Akbariansyah menerima santunan kematian dan manfaat beasiswa anak masing-masing sebesar Rp305 juta
4. Ahli Misnawati menerima santunan kematian dan manfaat beasiswa anak masing-masing sebesar Rp248 juta. 

"Selain itu, juga akan mewarisi manfaat Jaminan Pensiun berkala sebesar 4,3 juta per tahunnya," ungkap Roswita. 

Dia mengungangkapkan, seluruh pembiayaan untuk 5 korban yang masih dirawat akan ditanggung sepenuhnya oleh BPJamsostek sebagai bagian dari perlindungan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), yaitu perawatan tanpa batas biaya sesuai indikasi medis hingga sembuh dan bisa bekerja kembali. Rumah sakit yang dijadikan tempat perawatan korban adalah RS Islam Sultan Agung dan RS Ciputra Banjar.

Jika dalam masa pemulihan, korban tidak dapat bekerja untuk sementara waktu, BPJAMSOSTEK juga akan memberikan santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB) sebesar 100 persen upah yang dilaporkan selama 12 bulan, dan selanjutnya 50 persen upah hingga sembuh.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJamsostek Jakarta Sudirman, Suhuri, turut menyampaikan duka yang mendalam atas musibah ini. 

"Kejadian ini memacu kami untuk terus mengedukasi dan mensosialisasikan kepada seluruh pekerja dan pemberi kerja akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan," tuturnya. 

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda