Bukit Asam Tebar Dividen Rp3,35 Triliun, 75 Persen dari Laba
JAKARTA, iNews.id - PT Bukit Asam Tbk (IDX: PTBA) memutuskan untuk membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar Rp3,35 triliun atau setara Rp318,521 per lembar saham untuk tahun buku 2017.
"Jumlah dividen yang dibagikan merupakan 75 persen dari total laba bersih perusahaan tahun 2017 sebesar Rp4,47 triliun," kata Direktur Utama Bukit Asam, Arviyan Arifin saat rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan di Jakarta, Rabu (11/4/2018).
Saat ini, komposisi pemegang saham Bukit Asam yang masuk dalam holding pertambangan dimiliki oleh induknya, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum sebesar 65 persen sementara sisanya 35 persen dimiliki publik.
Arviyan juga menyampaikan perubahan pengurus Bukit Asam dengan mengangkat Mega Satria sebagai Direktur Keuangan menggantikan Orias Petrus Moedak. Ini karena Orias diangkat menjadi Direktur Keuangan PT Inalum.
Untuk tahun ini, Bukit Asam menargetkan penjualan batubara naik menjadi 25,88 juta ton. Dari jumlah itu sebesar 53 persen atau 13,74 juta ton untuk pasar domestik dan sisanya 12,15 juta ton untuk pasar ekspor.
"Peningkatan target itu ditopang oleh rencana penjualan ekspor untuk batu bara medium to high calorie ke pasar premium seiring dengan membaiknya harga batu bara dan kenaikan pemintaan batu bara," katanya.
Kenaikan target penjualan itu, lanjut dia, juga diikuti dengan kenaikan target produksi batubara. PTBA menargetkan produksi batubara 25,54 juta ton atau naik 17 persen dari tahun sebelumnya 21,92 juta ton.
Untuk mendukung target penjualan, Bukit Asam menargetkan angkutan batubara dari lokasi tambang sebesar 23,10 juta ton, masing-masing 19,40 juta ton ke Pelabuhan Tarahan, Lampung dan 3,70 juta ton ke Dermaga Kertapati, Palembang.
"Jumlah angkutan batu bara itu telah meningkat 13 persen dari target tahun 2017 sebesar 20,50 juta ton," katanya.
Terkait Holding Pertambangan, Arviyan menuturkan berbagai sinergi antar telah disiapkan, diantaranya proyek PLTU Halmahera Timur berkapasitas 2x40 MW. Dalam proyek ini, Bukit Asam akan menyediakan pasokan energi listrik bagi pabrik baru Feronikel milik PT Antam Tbk di Halmahera Timur, Maluku Utara.
Selain itu, ia menambahkan, PTBA dan Inalum akan bersinergi pada proyek PLTU Kuala Tanjung berkapasitas 2x350 MW. PLTU ini akan menyediakan pasokan energi listrik bagi pabrik ekspansi Alumunium Smelter II milik Inalum.
Editor: Rahmat Fiansyah