Cara Menentukan Harga Jual Produk Anti Ribet, Solusi untuk Pebisnis Pemula
JAKARTA, iNews.id - Bagaimana cara menentukan harga jual produk bagi produsen? Pertanyaan ini sangat sering menggelitik para pelaku usaha yang masih awam.
Pasalnya, harga jual akan menentukan banyaknya keuntungan yang diperoleh oleh produsen. Oleh sebab itu, menentukannya harus dilakukan dengan sangat teliti dan perhitungan agar bisnis yang dijalankan tidak sampai gulung tikar.
Dalam ilmu ekonomi, terdapat beberapa teori untuk memutuskan harga jual produk. Akan tetapi, teori yang akan diulas dalam artikel ini lebih umum digunakan karena berbasis pada total biaya produksi.
Adapun langkah-langkah menentukan harga jual suatu produk adalah sebagai berikut.
Harga Telur Melonjak Jelang Bulan Puasa, Pedagang Kurangi Stok
a.Variable cost
Variable cost adalah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk memproduksi atau menjual barang. Biaya-biaya tersebut bisa berubah-ubah berdasarkan jumlah produksi.
Masuk Bulan Puasa, Harga Ayam di Pasar Tradisional Tembus Rp40.000 per Ekor
Beberapa hal yang termasuk ke dalam variabel cost adalah bahan baku produk, biaya tenaga kerja, biaya operasional produksi.
b.Fixed cost
Harga Kedelai Impor di Kudus Turun dari Rp11.500 Jadi Rp11.300 per Kilogram
Berbeda dengan variable cost, fixed cost merupakan biaya yang tidak terpengaruh dari aktivitas bisnis. Dengan kata lain, fixed cost selalu sama walaupun jumlah produksi sedang meningkat atau menurun.
Beberapa contoh dari fixed cost adalah biaya sewa tempat produksi atau toko, pajak bangunan, dan asuransi.
Bagaimana Cara Menentukan Ide Pokok pada Teks Lisan? Berikut Penjelasannya
Setelah mengetahui variable dan fixed cost, kini kamu bisa menghitung jumlah biaya produksi yang telah kamu keluarkan untuk setiap produk. Adapun rumusnya adalah Total cost = fixed cost + variable cost
Setelah dijumlahkan semua, kamu dapat mengetahui total biaya produksi. Kamu bisa membaginya untuk mengetahui biaya produksi setiap satu produk.